Tutorial Internet

Apa Itu VPN? Fungsinya Buat Apa? & Cara Kerjanya Seperti Apa

Apa Itu VPN Apa Fungsi VPN dan Jenis-Jenis VPN

Apa Itu VPN? VPN (Virtual Private Network) adalah sebuah jaringan virtual (bukan jaringan yang sebenarnya) yang digunakan secara pribadi.

Kegunaan VPN adalah untuk menyembunyikan informasi jaringan yang sebenarnya.

Ketika kamu menjelajahi internet, Informasi seperti IP dan Lokasi akan terekam dan diketahui oleh sistem website.

Dengan menggunakan VPN, IP dan Lokasi yang digunakan bukanlah IP dan Lokasi yang sebenarnya, melainkan IP dan Lokasi dari VPN itu sendiri.

Baca Juga: Aplikasi VPN Gratis Android Terbaik & Tercepat

Apa Itu VPN?

Simpelnya, VPN itu ibarat sebuah kabel panjang yang menghubungkan jaringan internet yang kamu gunakan di rumah misalnya dengan jaringan lain.

Dengan demikian, ketika kamu browsingan di Bandung dan menggunakan VPN Di Timika, maka secara virtual kamu seperti browsing dari Timika.

Baca Juga: 7 VPN Gratis Untuk PC Terbaik & Tercepat 2019

Apa Itu VPN Ilustrasi By Itnesia

Ilustrasi – Apa Itu VPN?

Ketika komputer yang kamu gunakan mengakses internet, pada dasarnya komputer kamu sedang berkomunikasi dengan komputer lain (server).

Jika manusia memiliki nama agar mempermudah dalam komunikasi, komputer menggunakan alamat IP untuk mengenali komputer satu dengan yang lainnya.

Dengan alamat IP, komputer server mengenali dari mana komputer kamu berasal.

Itulah mengapa ketika kamu membuka youtube dari Indonesia, secara otomatis kamu disuguhkan oleh video – video berbahasa Indonesia.

Contoh lainnya adalah ketika kamu membuka google.com, komputer server berkenalan dengan komputer atau smartphone yang kamu gunakan, dan setelah bertukar alamat IP, komputer server mengetahui kalau kamu dari indonesia, dan akhirnya server menyajikan google dalam bahasa indonesia untuk kamu.

Nah dengan menggunakan VPN, maka web server menganggap kamu dari lokasi lain.

Baca Juga: Cara Menggunakan VPN Di PC Windows 10 (100% Gratis)

Kegunaan VPN

Pada awalnya, kegunaan VPN adalah untuk menyembunyikan informasi pribadi pengguna internet dari web server.

Namun seiring berkembangnya waktu, fungsi dan kegunaan VPN semakin banyak antara lain:

Menyembunyikan Alamat IP

Kegunaan VPN Untuk Menyembuntikan Alamat IP - thebestvpn.com

Kegunaan VPN Untuk Menyembuntikan Alamat IP – thebestvpn.com

Seperti yang sudah dibahas pada bagian awal artikel ini, setiap komputer memiliki IP.

Alamat IP ini ibarat sebuah nama bagi manusia, dengan menggunakan VPN, kamu bisa menyembunyikan nama asli kamu dan menggunakan nama samaran.

Enkripsi Data

Ilustrasi Enkripsi Data - Sumber spearheadnet.net

Ilustrasi Enkripsi Data – spearheadnet.net

Ketika kamu menjelajahi internet, ada beberapa data yang dikirim ke web server.

Dengan menggunakan VPN, data-data tersebut dienkripsi sehingga kebocoran data sangat kecil kemungkinannya.

Untuk Mengakses Website Yang Diblokir

Apa Itu VPN? VPN Berguna Untuk Mengakses Website Yang Diblokir

VPN Berguna Untuk Mengakses Website Yang Diblokir

Beberapa negara seperti Indonesia memiliki peraturan tersendiri mengenai Internet.

Hasilnya beberapa website yang tidak sesuai dengan peraturan di Indonesia diblokir oleh pemerintah bekerja sama dengan Penyedia Layanan Internet Di Indonesia.

Dengan menggunakan VPN, kamu bisa dengan mudah mengakses website yang diblokir.

Mengakses Konten Yang Hanya Tersedia Di Negara-Negara Tertentu

VPN Berguna Untuk Mengakses Konten Yang Hanya Tersedia Di Negara-Negara Tertentu

VPN Berguna Untuk Mengakses Konten Yang Hanya Tersedia Di Negara-Negara Tertentu

Advertisements

Ketika kamu menjelajahi dunia internet, kamu pasti pernah menemukan sebuah konten yang tidak bisa kamu akses.

Dan yang tertulis disana adalah kurang lebih seperti ini: “mohon maaf konten ini belum tersedia di negara tempat kamu berasal”

Beberapa konten di internet ada yang memiliki batasan distribusi atau regional restrictions seperti video di youtube misalnya.

Penerbit konten biasanya memblokir beberapa negara (biasanya negara berkembang) dengan alasan-alasan tertentu.

Dengan menggunakan VPN, kamu bisa mematahkan batasan seperti ini karena dengan VPN kamu secara virtual bisa berasal dari negara mana saja.

Jenis-Jenis VPN

Pada dasarnya ada dua jenis dasar dari Virtual Private Network yaitu:

Remote Access VPN

VPN dengan jenis Remote Access memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan jaringan virtual pribadi dan menggunakan fungsinya secara remot (dari jauh).

Koneksi antara perangkat yang kamu gunakan dengan jaringan VPN terjadi melewati jaringan Internet seperti ilustrasi yang kami posting pada awal artikel ini.

VPN jenis ini adalah VPN yang sering digunakan oleh masyarakat karena bisa diakses kapan saja dan dimana saja.

Site to Site VPN

Site to Site VPN berbeda dengan Remote Access VPN, karena koneksi antara pengguna dengan jaringan virtual pribadi hanya terjadi diantara Router Client dengan Router VPN.

Site to Site VPN digunakan untuk menghubungkan sebuah jaringan (biasanya kantor) dengan jaringan kantor lainnya yang berbeda lokasi.

Dengan Site to Site VPN, beberapa jaringan komputer yang letaknya berjauhan bisa menjadi terasa dekat (secara virtual).

Jenis – Jenis Protokol VPN

Dalam pengaplikasiannya, VPN memiliki beberapa protokol kerja yang berbeda-beda.

Secure Shell (SSH)

SSH atau Secure Shell adalah protokol VPN yang menghubungkan antara pengguna dengan server VPN di dalam sebuah infrastruktur tunneling yang terenkripsi.

OpenVPN

OpenVPN adalah protokol open source yang berguna untuk menghubungkan VPN Point-to-Point dan Site-to-Site.

Protokol keamanannya dibuat berdasarkan protokol SSL dan TLS.

Point to Point Tunneling Protocol (PPTP)

PPTP atau Point-to-Point Tunneling Protocol membuat sebuah tunnel yang juga digunakan untuk merangkum paket data.

Protokol ini memakai Point-to-Point Protocol (PPP) untuk mengenkripsi data antara koneksi.

PPTP adalah salah satu protokol VPN yang paling banyak dipakai dan telah digunakan sejak Windows 95. Selain Windows, PPTP juga didukung di Mac dan Linux.

Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP)

L2TP atau Layer 2 Tunneling Protocol adalah protokol tunneling yang biasanya dikombinasikan dengan protokol keamanan VPN lain seperti IPSec untuk membuat koneksi VPN yang jauh lebih aman.

L2TP membuat tunnel antara dua titik koneksi L2TP dan disaat yang bersamaan protokol IPSec mengenkripsi data dan menangani komunikasi yang aman antara tunnel satu dengan tunnel lainnya.

Secure Sockets Layer (SSL) & Transport Layer Security (TLS)

SSL (Secure Sockets Layer) dan TLS (Transport Layer Security) membuat koneksi VPN di mana browser berfungsi sebagai klien dan pengguna akan dibatasi agar hanya bisa mengakses aplikasi tertentu didalam sebuah jaringan/server, bukan seluruh jaringan/server.

Protokol SSL dan TLS paling umum digunakan oleh situs web belanja online dan penyedia layanan. Karena dapat mengenkripsi data pelanggan dan informasi pembayaran.

Browser dapat beralih ke protokol SSL dengan sangat mudah dan hampir tanpa mengharuskan pengguna melakukan tindakan tambahan, karena browser keluaran sekarang sudah terintegrasi dengan SSL dan TLS.

Ciri-ciri website dengan koneksi SSL memiliki https di awal URL, bukan http.

Internet Protocol Security (IPSec)

Internet Protocol Security atau IPSec dipakai untuk mengamankan komunikasi Internet di seluruh jaringan IP. IPSec mengamankan hubungan Protokol Internet dengan mengotentikasi sesi dan mengenkripsi setiap paket data selama koneksi terjalin.

IPSec beroperasi dalam dua mode, mode Transport dan mode Tunneling, untuk melindungi transfer data antara dua jaringan yang berbeda.

Mode Transport akan mengenkripsi pesan dalam paket data dan mode tunneling mengenkripsi seluruh paket data. IPSec juga dapat digunakan dengan protokol keamanan lain untuk meningkatkan sistem keamanan.

Itulah tadi penjelasan tentang Apa Itu VPN? Jika diantara kamu ada yang memiliki pertanyaan seputar VPN, silahkan berkomentar dibawah.

Tentang penulis

gissagiswara

Penulis di Itnesia.com

Punya Pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar berikut ini: